Sejarah Desa Sandang Pangan
Masyarakat Hukum Adat Rongi atau disingkat menjadi MHA Rongi adalah sekelompok masyarakat yang hidup berdasarkan hukum adat dan memiliki ikatan kuat pada asal usul leluhur di Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai kelompok masyarakat yang digolongkan Masyarakat Hukukm Adat (MHA), hak-hak mereka juga dilidungi oleh konstitusi, terutama terkait pemanfaatan dan penggunaan lahan.
Masyarakat Hukum Adat Rongi merupakan keturunan dari rumpun besar Lapandewa. Rumpun itu dikenal sebagai penduduk pertama yang membangun strukutur sosial Kerajaan Wolio, cikal bakal berdirinya kesultanan buton. Dalam upaya penaklukan wilayah, kerajaan wolio selalu mengedepankan diplomasi dari pada kekerasan fisik. Menurut penuturan perangkat adat Rongi, pada tahun 1275, kerajaan wolio mengirimkan seorang utusan bernama Dungkucangia yang meminta rumpun lapandewa untuk bergabung dengan kerjaan wolio. Rumpun Lapandewa menyepakati tawaran tersebut dengan syarat mereka tetap menjalankan Hukum Adat sebagaiman biasanya serta diberikan wewenang penuh untuk memilih pemimpin dari dalam kelompok dari dalam kelompok mereka sendiri.
Konon cerita yang berkembang turun temurun dimasyarakat, asal muasal nama Desa Sandang Pangan berasal dari Kebiasaan Masyarakat yang menyimpan cadangan makanan di loteng rumah. Mereka biasanya meletakan hasil panen dilangit-langit rumah di atas dapur sebagai gudang bahan makanan mereka. Hal itu dimaksudkan sebagai proses pengawetan bahan makanan. Aturan adat semacam itu ternyata ampuh untuk menjaga kebutuhan pokok MHA Rongi agar selalu tercukupi. Terbukti, ketika musim kemarau panjang terjadi di Buton pada tahun 1964, seluruh tanaman warga disana mengalami gagal panen. MHA pada saat itu menjadi pemasok makanan bagi seluruh kadie di Buton. Oleh sebab itu, dinamakanlah Rongi sebagai Desa Sandang Pangan karena memiliki cadangan makanan yang berlimpah.
Sandang Pangan merupakan desa tua yang terbentuk sejak zaman penjajahan dengan status Kampung yang dipimpin oleh seorang Parabela. Sejak berdirinya, seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, kompleksitas permasalahan pembangunan dan kemudahan akses terhadap pelayanan urusan pemerintahan & kemasyarakatan, Desa Sandang Pangan sudah memekarkan satu desa, yaitu Desa Hendea. Wilayah Kampung Rongi pada awalnya meliputi (Desa Hendea & Desa Sandang Pangan). Berikut ditampilkan perkembangan pemerintahan & pembangunan.
Desa Sandang Pangan Terdiri dari 5 Dusun
Masyarakat adat Lapandewa, warisan budaya adat.
Pemukiman dan pertanian lokal; pusat kegiatan ekonomi warga.
Berdekatan dengan benteng kuno dan baruga adat.
Permukiman terbesar & basis pengembangan UMKM dan wisata.
Akses wisata alam (Bukit Lamando, Tebing Beloka).
Hubungi Kami
Temukan pesona alam dan produk terbaik dari desa kami
No Telepon yang dapat dihubungi
